Laporan warga kepada Gubernur Jawa Barat pada 18 Mei 2026 langsung mendapat respons. Pemerintah Kelurahan Jakamulya bersama Puskesmas, PSM, dan Dinas Sosial Kota Bekasi turut mendampingi proses pemeriksaan serta pengurusan administrasi kesehatan pasien.
Bekasi, 19 Mei 2026 — Altivora Teknologi
Pemerintah Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, menindaklanjuti laporan warga yang sebelumnya disampaikan melalui pesan langsung atau DM kepada Gubernur Jawa Barat pada Senin, 18 Mei 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan seorang warga bernama Yulianti, warga RT 002/RW 002 Kelurahan Jakamulya.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan tersebut, pihak Kelurahan Jakamulya bersama unsur terkait melakukan pendampingan langsung kepada warga dan keluarganya. Pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, Yulianti bersama keluarganya dikunjungi dan kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pendampingan tersebut turut dihadiri oleh Lurah Jakamulya, Kepala Puskesmas Jakamulya, Kepala Kasubag Tata Usaha Puskesmas Jakamulya, Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Jakamulya, serta Ketua Pekerja Sosial Masyarakat atau PSM Kelurahan Jakamulya. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bentuk perhatian pemerintah setempat dalam memastikan warga yang membutuhkan bantuan mendapatkan penanganan secara layak.



Dalam proses pendampingan di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, pasien Yulianti menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan melalui USG. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, diketahui bahwa pasien belum membutuhkan tindakan operasi secara mendesak. Pihak medis menyarankan agar pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan lanjutan, kontrol, serta perawatan sesuai kebutuhan medis.
Dengan kondisi tersebut, pasien Yulianti dinyatakan dapat langsung dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan awal di rumah sakit. Meski demikian, pendampingan tidak berhenti pada pemeriksaan medis saja. Pemerintah Kelurahan Jakamulya bersama PSM Jakamulya, Puskesmas Jakamulya, dan Dinas Sosial Kota Bekasi tetap berupaya membantu proses lanjutan, khususnya terkait kebutuhan administrasi layanan kesehatan.
Salah satu langkah yang sedang diupayakan adalah pengalihan kepesertaan BPJS Mandiri menjadi BPJS Penerima Bantuan Iuran atau PBI APBD. Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya kesehatan pasien dan keluarga, sehingga Yulianti tetap dapat memperoleh layanan pemeriksaan, kontrol, maupun perawatan secara berkelanjutan.
Pihak Kelurahan Jakamulya menyampaikan bahwa seluruh proses pengurusan administrasi akan dibantu oleh pihak terkait. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan sosial pemerintah kelurahan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang sedang mengalami kendala kesehatan dan membutuhkan dukungan administratif.
Lurah Jakamulya menegaskan bahwa laporan warga merupakan hal penting yang harus segera ditindaklanjuti, terlebih jika menyangkut kebutuhan kesehatan masyarakat. Sinergi antara kelurahan, puskesmas, PSM, dan Dinas Sosial menjadi kunci agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Pendampingan terhadap Yulianti juga menunjukkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyampaikan kondisi warga yang membutuhkan bantuan. Melalui laporan yang masuk, pemerintah dapat mengetahui persoalan di lapangan dan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Dengan adanya tindak lanjut ini, diharapkan pasien Yulianti dapat terus memperoleh perhatian, baik dari sisi kesehatan maupun administrasi jaminan kesehatan. Pemerintah setempat juga berharap proses peralihan BPJS Mandiri ke BPJS PBI APBD dapat berjalan lancar, sehingga pelayanan kesehatan bagi pasien tidak terkendala biaya.
Laporan pendampingan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pekerja sosial, dan masyarakat memiliki peran besar dalam membantu warga yang membutuhkan. Melalui respons cepat dan pendampingan langsung, pelayanan publik di tingkat kelurahan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

